perekonomian

     Penyebaran wabah COVID-19 telah membuat pemerintah di seluruh dunia mengeluarkan kebijakan untuk membatasi aktivitas di luar rumah warga negaranya. Kebijakan tersebut berdampak kuat pada keseimbangan internal maupun keseimbangan eksternal seluruh negara. Selanjutnya berdampak pada perekonomian nasional dan Jawa Tengah sehingga menyebabkan perekonomian Jawa Tengah tidak tumbuh sesuai kapasitasnya.

Ditinjau dari sisi pengeluaran, perlambatan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan I 2020 berasal dari komponen konsumsi rumah tangga dan investasi. Perlambatan konsumsi rumah tangga terutama disebabkan pembatasan aktivitas masyarakat sebagai bentuk kebijakan dalam menghadapi penyebaran COVID-19. Selanjutnya, dari sisi lapangan usaha, perlambatan pertumbuhan terjadi pada seluruh sektor utama yaitu industri pengolahan, pertanian, perdagangan, dan konstruksi. Pembatasan aktivitas masyarakat tidak hanya menurunkan dari sisi permintaan produk industri, akan tetapi juga aktivitas produksi menjadi tidak optimal karena pembatasan jam kerja operasional.

Inflasi Provinsi Jawa Tengah pada triwulan I 2020 tercatat meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi kontributor utama pendorong laju inflasi tahunan Jawa Tengah pada triwulan I 2020. Tingginya peningkatan laju inflasi sub-kelompok makanan didorong oleh peningkatan harga pada komoditas bahan pangan utama, khususnya komoditas hortikultura yang mengalami penurunan produktivitas akibat gangguan hama penyakit. Inflasi tahunan Jawa Tengah pada triwulan II 2020 diperkirakan akan lebih rendah dibandingkan triwulan I 2020. Beberapa faktor yang menahan laju inflasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau ini adalah masuknya musim panen komoditas pangan utama, yaitu beras.

Stabilitas sistem keuangan di Jawa Tengah masih relatif terjaga, walaupun kinerja intermediasi perbankan di Jawa Tengah mengalami penurunan sejalan dengan kinerja perekonomian yang tumbuh melambat. Walaupun mengalami pertumbuhan, penyaluran kredit produktif di Jawa Tengah mengalami peningkatan risiko. Hal ini tercermin dari rasio non-performing loan (NPL) yang meningkat, khususnya pada sektor utama di Jawa Tengah, yaitu lapangan usaha industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, serta konstruksi.

Peningkatan risiko kredit yang berlangsung di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur khususnya disebabkan oleh peningkatan rasio NPL pada komponen kredit modal kerja yang disalurkan pada industri pengolahan. Informasi yang dihimpun oleh Bank Indonesia berhasil menyimpulkan bahwa hal tersebut sebagai dampak lanjutan melambatnya permintaan ekspor industri pengolahan pada periode perang dagang AS dan Tiongkok yang telah berlangsung sejak awal tahun 2018. Selanjutnya, fenomena pandemi COVID-19 yang menyebabkan gangguan produksi dan distribusi global yang berlangsung pada paruh kedua triwulan I 2020.

Selanjutnya, penyaluran kredit rumah tangga masih bertumbuh dan mayoritas digunakan untuk membiayai multiguna, Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan Kredit Kepemilikan Kendaraan Bermotor (KKB), dengan kualitas kredit yang relatif terjaga.

Kondisi ketenagakerjaan di Jawa Tengah pada triwulan I 2020 masih cukup baik meski wabah COVID-19 mulai menyebar di Jawa Tengah pada Maret 2020. Namun demikian, dengan penyebaran COVID-19 yang semakin masif di Indonesia pada April 2020, kondisi ketenagakerjaan menunjukkan tren penurunan. Sebagian besar korporasi berupaya untuk tidak melakukan PHK dengan merumahkan sebagian pegawainya atau pemberian fasilitas upah parsial.

Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah triwulan III 2020 diperkirakan mulai membaik dibanding triwulan II 2020. Akselerasi pertumbuhan pada triwulan III 2019 terutama didorong oleh meningkatnya kinerja investasi dan ekspor antardaerah. Penyebaran COVID- 19 diperkirakan mereda sehingga pembatasan sosial lebih longgar pada triwulan III 2020. Namun demikian, kinerja perekonomian Provinsi Jawa Tengah pada keseluruhan tahun 2020 diperkirakan akan bergerak di bawah kapasitasnya dibandingkan tahun 2019.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

desa

  Jetak Vs Gc Jetak Sindangwangi adalah sebuah Desa yang menjadi Kelurahan di Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Indonesi...